Senin, 17 Desember 2018

APLIKASI SPSS



STATISTICAL PRODUCT and SERVICE SOLUTION (SPSS)

SPSS adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan analisis statistik cukup tinggi serta sistem manajemen data pada lingkungan grafis dengan menggunakan menu-menu deskriptif dan kotak-kotak dialog yang sederhana sehingga mudah untuk dipahami cara pengoperasiannya. Beberapa aktivitas dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan pointing dan clicking mouse.

SPSS banyak digunakan dalam berbagai riset pemasaran, pengendalian dan perbaikan mutu (quality improvement), serta riset-riset sains. SPSS pertama kali muncul dengan versi PC (bisa dipakai untuk komputer desktop) dengan nama SPSS/PC+ (versi DOS). Tetapi, dengan mulai populernya system operasi windows. SPSS mulai mengeluarkan versi windows (mulai dari versi 6.0 sampai versi terbaru sekarang)
Jika dalam suatu penelitian data sudah didapatkan, pertanyaan selanjutnya adalah akan disepertiapakan data yang sudah diperoleh, dengan bantuan apa kita memproses data yang sudah didapatkan. Pastinya data yang sudah didapatkan sedemikian rupa harus dikenakan proses pengolahan agar data tersebut bermakna dan memberikan informasi yang diharapkan peneliti dan menjadi jawaban kepada publik.
Salah satu alat bantu dalam pemrosesan data dalam statistika adalah SPSS. SPSS merupakan singkatan dari Statistical Package for Social Sciences. Pertama kali dirilis pada tahun 1968 oleh Norman Nie, seorang lulusan fakultas ilmu politik Standford University, yang sekarang menjadi profesor peneliti fakultas llmu politik di Standford dan profesor emeritus ilmu politik di University of Chicago. Semula SPSS hanya digunakan untuk ilmu sosial saja, tapi perkembangan berikutnya digunakan untuk berbagai disiplin ilmu sehingga kepanjangnya berubah menjadi “Statistical Product and Service Solution”.
SPSS sebagai sebuah tools mempunyai banyak kelebihan, terutama untuk aplikasi di bidang ilmu sosial. SPSS sering digunakan untuk memecahkan problem riset dan bisnis. Dimana cara kerja yang sederhana, yaitu data yang diinput akan dianalisis berdasarkan metode yang peneliti inginkan. SPSS banyak digunakan oleh peneliti pasar, peneliti kesehatan, perusahaan survey, pemerintah, peneliti pendidikan, organisasi pemasaran, dll. Selain analisis statsitika, manajemen data dan dokumentasi data juga merupakan fitur-fitur dari software dasar SPSS.
Beberapa metode statistik yang termasuk dalam software dasar SPSS diantaranya :
  1. Statistik deskriptif : tabulasi silang, distribusi frekuensi, statistik deskriptif, explorasi.
  2. Statistik bivariat : t-test, ANOVA, korelasi, nonparametric test.
  3. Prediksi hasil numerik : regresi linier
  4. Prediksi untuk mengidentifikasi kelompok : analisis faktor, analisis cluster (two-step, k-means, hierarkis), diskriminan.


PENGENALAN MENU  dan IKON PADA SPSS
A.   Menu Bar SPSS
  1. Menu File
Menu file adalah menu bar yang menyediakan perintah-perintah terkait fungsi managemen file seperti membuka file, menyimpan file, export file, import file, dan lain-lain.
            1.   Data    :              dokumen SPSS berupa data
            2.   Systax :              dokumen berisi file syntax SPSS
            3.   Output :              dokumen yang berisi hasil running out SPSS
            4.   Script   :              dokumen yang berisi running out SPSS
            5.   Database
                NEW   :              membuat lembar kerja baru SPSS
                OPEN :              membuka dokumen SPSS yang telah ada
            Secara umum ada 3 macam ekstensi dalam lembar kerja SPSS, yaitu :
            1.   *.spo    :              file data yang dihasilkan pada lembar data editor
            2.   *.sav    :              file text/obyek yang dihasilkan oleh lembar output
     3.   *.cht    :              file obyek gambar/chart yang dihasilkan oleh chart window
                   ♠ Read Text Data    : membuka dokumen dari file text (yang berekstensi txt),    yang bisa dimasukkan/dikonversi dalam lembar data SPSS
     ♠ Save                      : menyimpan dokumen/hasil kerja yang telah dibuat.
                          ♠ Save As                 : menyimpan ulang dokumen dengan nama/tempat/ dokumen yang berbeda
         Page Setup         : mengatur halaman kerja SPSS
         Print                   : mencetak hasil output/data/syntaq lembar SPSS
     Ada 2 option/pilihan cara mencetak, yaitu :
                 -  All visible output     :mencetak lembar kerja secara keseluruhan
                 -  Selection                  : mencetak sesuai keinginan yang kita sorot/blok
               Print Preview              : melihat contoh hasil cetakan yang nantinya diperoleh
               Recently used data     : berisi list file data yang pernah dibuka sebelumnya.
               Recently used file      : berisi list file secara keseluruhan yang pernah dikerjakan


  1. Menu Edit
Menu edit adalah menu bar dengan perintah-perintah yang berfungsi untuk melakukan sunting atau edit data. Misalnya undo, redo, cut, copy, paste, dan lain-lain.
                                            Undo   : pembatalan perintah yang dilakukan sebelumnya
                                             Redo   : perintah pembatalan perintah redo yang dilakukan  sebelumnya
                                             Cut            : penghapusan text/obyek, bisa dicopy untuk keperluan perintah dari menu paste
                                         Paste    : mempilkan sebua sel/text/obyek hasil dari perintah copy atau cut
                                             Paste after : mengulangi perintah paste sebelumya
                                             Paste special : perintah paste spesial, yaitu bisa konvesri ke gambar,   word, dll
                                             Clear    : menghapus sebuah sel/text/obyek
                                             Find     : mencari suatu text
                                             Options : mengatur konfigurasi tampilan lembar SPSS secara umum
  

  1. Menu View
Menu View adalah menu yang berfungsi untuk melakukan konfigurasi tampilan dari jendela SPSS, terkait menampilkan dan menyembunyikan perintah. Beberapa diantaranya adalah status bar, toolbars, menu editor, font, grid lines, value labels, mark imputed data, custom variable view, dan variables.
         Status Bar : mengetahui proses yang sedang berlangsung
          Toolbar     : mengatur tampilan toolbar
                                                        Fonts         : untuk mengatur jenis, ukuran font pada data editor SPSS
            -     Outline size : ukuran font lembar output SPSS
            -     Outline font : jenis font lembar output SPSS
          Gridlines    : mengatur garis sel pada editor SPSS
                                                        Value labels : mengatur tampilan pada editor untuk mengetahui value label


  1. Menu Transform
Menu transform adalah menu bar yang berfungsi untuk melakukan transformasi variabel terkait pembentukan variabel baru dari variabel-variabel yang telah ada.
                           Compute                   : operasi aritmatika dan logika untuk
                                     Count                        : untuk mengetahui jumlah sebuah ukuran data tertentu pada suatu baris tertentu               
                                     ♠ Recode                      : untuk mengganti nilai pada kolom variable tertentu
                                        Categorize variable : merubah angka rasional menjadi diskrit
                                        Rank case                : mengurutkan nilai data sebuah variabel    
 

  1. Menu Analyze
Menu analyze adalah menu bar yang berfungsi untuk melakukan analisis statistika. Mulai dari analisis statistika deskriptif hingga analisis regresi, parametrik, serta nonparametrik.


  1. Menu Direct Marketing
Menu direct marketing adalah menu bar yang digunakan untuk analisis pemasaran untuk mengoptimalkan suatu bisnis.
  1. Menu Graph
Menu graph adalah menu bar yang berfungsi untuk membuat visualisasi grafik menggunakan chart editor.

  1. Menu Utilities
Menu utilities adalah menu bar yang berfungsi untuk menampilkan informasi data serta menjalankan script.


  1. Menu Add-ons
Menu add-ons adalah menu bar yang menyediakan paket installasi SPSS lainnya baik aplikasi, module, dan extension.


  1. Menu Window
Menu Window adalah menu bar yang meyediakan perintah terkait jendela SPSS, misalnya split, mengganti active window, mengatur tampilan awal (reset), dan minimize.

  1. Menu Help
Menu help adalah menu bar yang menyediakan informasi dan bantuan penggunaan perangkat lunak SPSS.

  1. Menu Data
Menu data digunakan untuk melakukan pemrosesan data.
♠ Define Dates       : mendefinisikan sebuah waktu untuk variable yang meliputi jam, tanggal, tahun, dan sebagainya
    Insert Variable : menyisipkan kolom variable
    Insert case        : menyisipkan baris
    Go to case        : memindahkan cursor pada baris tertentu
    Sort case           : mengurutkan nilai dari suatu kolom variable
    Transpose         : operasi transpose pada sebuah kolom variable menjadi baris
    Merge files       : menggabungkan beberapa file dokumen SPSS, yang                 dilakukan dengan penggabungan kolom-kolom variablenya
    Split file            : memecahkan file berdasarkan kolom variablenya
    Select case        : mengatur sebuah variable berdasarkan sebuah persyaratan tertentu




B.   Toolbar SPSS
Toolbar pada SPSS memberikan shortcut perintah berupa ikon yang dapat mempercepat pekerjaan terkait beberapa fungsi menu bar pada SPSS. Berikut ilustrasi toolbar dari perangkat lunak SPSS,


Ikon toolbar
Nama Ikon
Fungsi

Open data document
Untuk membuka file yang tersimpan, sama dengan perintah File › Open › Data

Save this document
Untuk menyimpan file yang sedang aktif, sama dengan File › Save (Ctrl+S)

Print
Untuk mencetak data yang aktif pada Data View, sama dengan Ctrl+P

Recall recently used dialogs
Untuk memanggil dialog perintah yang sering digunakan

Undo
Untuk membatalkan perintah sebelumnya, sama dengan Ctrl+Z

Redo
Untuk mengembalikan perintah yang telah dibatalkan sebelumnya, sama dengan Ctrl+Y

Go to case
Untuk berpindah atau menyorot suatu kasus yang spesifik, sama dengan Edit › Go to Case.

Go to variable
Untuk menyorot variable tertentu atau yang spesifik, sama dengan Edit › Go to Variable

Variable
Untuk melihat informasi setiap variabel pada lembar kerja yang aktif, sama dengan Utilities › Variables.

Run descriptive statistics
Menjalankan fungsi statistika deskriptif, yang secara default menampilkan frekuensi data. Variabel yang disorot pada lembar kerja aktif akan diproses untuk analisis statistika deskriptif. Sama dengan Analyze › Descriptive Statistics › Frequencies

Find
Berfungsi untuk mencari suatu nilai dari Data View yang aktif dan juga tersedia untuk menggantikan nilai tersebut. Shortcut ini merupakan perintah dari Find (Ctrl+F) dan Replace (Ctrl+H) pada menu Edit

Insert cases
Untuk menambah kasus baru di sel yang disorot, sama dengan Edit › Insert Variable

Insert variable
Untuk menambah atau menyisipkan variabel baru, sama dengan Edit › Insert Variable

Split file
Untuk memecah dataset berdasarkan variabel. Hal ini dapat mempermudah analisis yang mengkhusus terhadap variabel tertentu. Sama dengan Data › Split File

Weight cases
Untuk menentukan bobot variabel, sama dengan Data › Weight Cases

Select cases
Untuk menyorot kasus yang spesifik, sama dengan Data › Select Cases

Value labels
Untuk mengganti tampilan value atau label pada Data View, hal ini berkaitan dengan ordinal dan nominal measurement

Use variable sets
Untuk memilih variabel yang akan digunakan untuk analisis data secara menyeluruh, sama dengan Utilities › Use Variable Sets

Show all variables
Untuk menampilkan semua variabel, sama dengan Utilities › Show All Variables
 
Spell check
Untuk mengecek kesalahan eja, bergantung konfigurasi bahasa yang aktif, sama dengan Utilities › Spelling


Adapun beberapa kemudahan yang lain yang dimiliki SPSS dalam pengoperasiannya adalah karena SPSS menyediakan beberapa fasilitas sebagai berikut :
  1. Data editor. Merupakan jendela untuk pengolahan data. Data editor dirancang sedemikian rupa seperti pada aplikasi-aplikasi spreadsheet untuk mendefinisikan, memasukan, mengedit dan menampilkan data.
  2. Viewer. Viewer mempermudah pemakaian untuk melihat hasil pemrosesan, menunjukkan atau menghilangkan bagian-bagian tertentu dari output, serta memudahkan distribusi hasil pengolahan dari SPSS ke aplikasi-aplikasi yang lain.
  3. Multidimensional pivot tabel. Hasil pengolahan data akan ditunjukkan dengan multidimensional pivot tables. Pemakaian dapat melakukan eksplorasi terhadap tabel dengan pengaturan baris, kolom serta layer. Pemakai juga dapat dengan mudah melakukan pengaturan kelompok data dengan melakukan splitting tabel sehingga hanya satu grup tertentu saja yang ditampilkan pada satu waktu.
  4. High resolution graphics. Dengan kemampuan grafikal beresolusi tinggi baik untuk menampilkan pie chart, bar charts, histogram, scatterplots, 3-D graphics, dll akan membuat SPSS tidak hanya mudah dioperasikan tetapi juga membuat pemakai merasa nyaman dalam pekerjaannya.
  5. Database access. Pemakai program ini dapat memperoleh kembali informasi dari sebuah database dengan menggunakan database wizard yang disediakannya.
  6. Data transformation. Transformasi data akan membantu pemakai memperoleh data yang siap untuk dianalisis. Pemakai dapat dengan mudah melakukan subset data, mengkombinasikan ketegori, add, agregat, merge, split dan beberapa perintah transpose files, serta yang lainnya.
  7. Electronic distribution. Pengguna dapat mengirimkan laporan secara elektronik menggunakan sebuah tombol pengiriman data (email) atau melakukan eksport tabel dan grafik ke mode HTML sehingga mendukung distribusi melalui internet dan intranet.
  8. Online help. SPSS menyediakan fasilitas online help yang akan selalu siap membantu pemakai dalam melakukan pekerjaannya. Bantuan yang diberikan dapat berupa petunjuk pengoperasian secara detail, kemudahan pencarian prosedur yang diinginkan sampai pada contoh-contoh kasus dalam pengoperasian program ini.
  9. Akses data tanpa tempat penyimpanan sementara. Analisis file-file data yang sangat besar disimpan tanpa membutuhkan tempat penyimpanan sementara.
  10. Interface dengan database relasional. Fasilitas ini akan menambah efisiensi dan memudahkan pekerjaan untuk mengekstrak data dan menganalisisnya dari database relasional.
  11. Analisis distribusi. Fasilitas ini diperoleh pada pemakaian SPSS for server atau untuk aplikasi multiuser. Kegunaan dari analisis ini adalah apabila peneliti akan menganalisis file-file data yang sangat besar dapat langsung me-remote dari server dan memprosesnya sekaligus tanpa harus memindahkan ke komputer user.
  12. Multiple sesi. SPSS memberikan kemampuan untuk melakukan analisis lebih dari satu file data pada waktu yang bersamaan.
  13. Mapping. Visualisasi data dapat dibuat dengan berbagai macam tipe baik secara konvensional atau interaktif, misal dengan menggunakan tipe bar, pie atau jangkauan nilai, simbol gradual dan chart.


PENGENALAN HALAMAN KERJA SPSS

Data View pada SPSS

Keterangan :
  1. Menu Bar : Kumpulan perintah-perintah dasar untuk mengoperasikan SPSS
  2. Tool Bar : Kumpulan perintah-perintah yang sering digunakan dalam pengoperasian SPSS dalam bentuk gambar atau tampilan pada speadsheet
  3. Column dan row (cell) : Tempat untuk menuliskan data yang akan diolah
  4. Data view : Halaman pengiputan data
  5. Variabel view : Halaman pendefinisian variabel
  6. Name cell (column) : Nama untuk variabel pada setiap cell per column
  7. Data bar : Tempat untuk membantu menuliskan data pada cell
Data view adalah data yang tampilannya seperti excel, data view ini sebagai lembar kerja.
Untuk melihat tampilan data view, dengan meng-klik tulisan (data view)
dan tampilannya seperti di atas.
Variabel Views pada SPSS

Keterangan :
  1. Column name : merupakan tempat untuk menuliskan “nama variabel/cell” per column, hanya boleh satu kata atau menggukan jeda “_”
  2. Type : menentukan tipe data (numerik, coma, dot, scientific, notation, string, dll)
  3. Width : menentukan jumlah karakter atau angka yang akan tampil dalam data view
  4. Decimals : menentukan jumlah angka di belakan koma
  5. Label : memberikan sebutan atau identitas pada suatu variabel, yang nantinya dalam hasil pengolahan data, nama yang akan muncul adalah nama labelnya.
  6. Values : memberikan keterangan “nama atau kategori” pengganti pada data variabel, yang ditentukan pada data nominal dan ordinal
  7. Missing : memberikan informasi apabila data tidak ada
  8. Columns : memberikan ukuran lebar column di layar data view
  9. Align : menentukan letak data (rata tengah, kiri atau kanan)
  10. Measure : menentukan jenis skala ukur data yang dimasukan (scale, nominal atau ordinal)

Sedangkan variable view berperan sebagai definisi operasional yang hasilnya nanti akan terlihat di  data view. Untuk melihat tampilan variable view, dengan meng-klik (variable view) , tampilan variable view seperti di atas
Penting bagi user pemula untuk mengenali interface dari SPSS agar tidak membuat bingung dalam penggunaanya. 2 bagian dari interface SPSS yaitu data view dan variabel view penting untuk diketahui fungsi dan perannya, kedua bagian sengaja dibuat terpisah dikarenakan dalam pengolahan data setelah data dinputkan pada bagian data view maka data tersebut harus didefinisikan didalam variabel view (atau sebaliknya).
 Pengoperasian SPSS
  • Input data manual
Input data manual merupakan penggunaan sheet dari SPSS dengan cara memasukan data secara langsung ke dalam sheet SPSS dengan terlebih dahulu mendefinisikan karekteristik data yang dimiliki pada menu variabel view. Tahapannya adalah sebagai berikut :
  1. Masuk ke variabel View, isi cell name, type, width, dll sesuai dengan ketentuan jenis atau skala ukur dari data yang akan diolah.
  2. Masuk ke data View dan masukan data pada setiap cell sesuai dengan penggolongannya (column)
  3. Data siap di olah sesuai dengan metode statistik yang digunakan
  • Import database
Fungsi dari import database adalah untuk mengubah file data dari format lain ke dalam format SPSS, yaitu dapat dicontohkan dengan mengubah formal excel ke dalam format SPSS. Tahapannya adalah sebagai berikut :
  1. Pastikan data excel yang akan diimpor, tidak ada baris atau kolom yang tersembunyi (hide)
  2. Buka SPSS
  3. Klik menu File > klik Open > klik Data
  4. Pilih file yang akan dimport
  5. Klik file excel yang akan diimport > klik Open
  6. Data siap diolah sesuai dengan metode statistik yang digunakan

Import Data dalam SPSS


Yang perlu diperhatikan dalam proses penginputan data pada interface data view adalah jenis data dengan skala nominal atau ordinal. Terutama penggunaannya untuk kebutuhan olah data yang cukup kompleks (cross tabulasi, chi square, regresi dummy atau regresi logistik) untuk menidentifikasi kebutuhan jenis variabel berdasarkan metoda statistik yang digunakan. Cara pertama dengan menginputkan bentuk data text secara langsung harus merubah tipe variabel dalam interface variabel view “type” menjadi string bukan numerik sehingga penginputan text pada interface data view memungkinkan secara langsung, selain itu merubah juga fungsi measure (skala ukur) dari scale menjadi nominal atau ordinal. Kedua, dengan mempertahankan inputan data sebagai numerik (baik itu pada data view atau variabel view) akan tetapi menambahkan pada “values’ berupa kategori dari data numerik yang dinputkan, lalu rubah measure (skala ukur) data yang kita inputkan menjadi nominal atau ordinal.









 Pengolahan Data SPSS
 Berdasarkan data yang telah diinputkan sebelumnya, maka kita dapat mencoba untuk mengolah menggunakan menu analysis pada SPSS. Tahapannya adalah sebagai berikut :
  1. Buka SPSS
  2. Pilih menu Analyze kemudian pilih menu analisis yang sesuai dengan tujuan olahdata, lalu klik
  3. Isi variabel pada metoda analisis yang dipilih pada bagian kolom keterangan yang tersedia, sesuaikan variabel dengan definisi metode analisis yang dipakai.
  4. Untuk melakukan analisis lengkapi pemrosesan data pada menu-menu yang tersedia pada metode analisis yang dipakai, jika diperlukan. Misal, jika kita menggunakan statistik regresi, apa saja hasil output yang diinginkan maka klik ‘statistics’, ‘plots’, ‘save’ atau ‘option’.
  5. Setelah proses pemilihan kebutuhan olahdata selesai, klik ‘Ok’ maka akan muncul output SPSS.

Menu Analyze pada SPSS

Ouput Analisis pada SPSS

 Keunggulan output SPSS adalah kemudahan dalam hal editing ataupun keperluan untuk pembuatan laporan dari hasil olahdata (copy object dan copy). Output SPSS dapat disalin pada aplikasi lain semisal microsoft word atau excel dengan mudah, baik itu berupa gambar ataupun text untuk keperluan editing. Dengan segala kemudahan dan kesederhanaan dalam penggunaanya, SPSS menjadi tools yang banyak dipakai untuk berbagai keperluan analisa, baik itu yang memiliki latarbelakang statistik secara khusus ataupun yang tidak memiliki latar belakang statistik sekalipun dapat dengan mudah menggunakan SPSS sebagai tools pendamping dalam menyelesaiakan olahdata data penelitiannya.






ENTRI DATA
 Memasukkan dan mengolah data ke spss :
     Menu utama program SPSS ini ditunjukan pada lingkaran seperti yang tampak dibawah ini


              
 Tampilan layar SPSS ada 2 yaitu Data view dan variabel view yang dtunjukan dibawah ini
              

  

mengolah data menggunakan analisis regresi dengan menggunakan SPSS 12.0

Hal pertama yang kita lakukan adalah memasukan data pada halaman DATA VIEW di SPSS,kemudian ketik nilai variabel-variabel (Y,X1, dan X2)
  
 
Pada halaman VARIABEL VIEW, dalam kolom Name ketik simbol (Y,X1,X2 ) dan pada Kolom Label ketikan nama Variabel ( Daerah,Sales,Promo dan Outlet)
    
 
 Pada kolom Type, variabel Y di pilih tipe Srting karena data yang ditampilkan pada DATA VIEW berupa huruf (nama daerah) sedangkan pada variabel X1,X2,X3 dipilih type Numeric karena data yang dtampilkan berupa angka.

   
Selanjutnya untuk mengolah data menggunakan analisis regresi, lakukan langkah-langkah berikut.
  • Klik Analyze, Regression, Linear
           

Sehingga tampak tampilan seperti dibawah ini.

    
Kemudian pindahkan Promo(x1),Outlet(x2) ke dalam kotak independent(s) dan Sales (y) pada kotak dependen seperti dibawah ini.
   

 Kemudian klik ”statistics” sperti yang ditunjukan dibawah ini.
   

Selanjutnya akan tampak tampilan sperti dibawah ini, kemudian beri centang pada Estimates, Model fit, R Squared change,Descriptives,part and partial correlations,collinerity diagnostics

     
 klik continue..
  

Selanjutnya akan tampil menu semula kemudian klik plot..
   

Kemudian tampilan plot sebagai berikut,,
Dan masukan *SDRESID  pada Y dan *ZRESID pada X seperti dibawah ini,kemudian klik ”continue sehinnga tampilannya menjadi sebagai berikut :

    
kemudian akan tampak tampilan semula lalu Klik ”ok”
     

Sehingga secara otomatis lembar output dari pengolahan data menggunakan analisis regresi dengan spss 12.0 ini ditampilkan seperti dibawah ini..
    


   

    



 

 

Cara Memasukkan atau Input Data dengan  IBM SPSS Statistics 23

Berikut langkah-langkah sederhana/dasar untuk melakukan input data dengan SPSS,
1.      Buka aplikasi SPSS
Kik All Programs › IBM SPSS Statistics › IBM SPSS Statistics 23. Lokasi shortcut disesuaikan dengan versi SPSS yang terinstall di komputer (versi lain tidah jauh berbeda).
2.      Close dialog Files, karena akan dilakukan analisis data sederhana
Untuk menutup klik (X) pada pojok kiri dialog Files seperti berikut,


3.      Data View: input data melalui lembar kerja dengan tab Data View
Data View adalah tampilan lembar kerja SPSS untuk menampilkan isi dari input data. Data yang dimasukkan diinput secara vertikal. Berikut ilustrasinya,


Perangkat lunak SPSS akan membuat variabel baru dengan VAR00001
4.      Variable View: mengedit dan melihat variabel data pada lembar kerja
Anda dapat mengedit Variable View untuk mengubah nama variabel, tampilan data, type data, panjang tampilan data. Berikut mengubah nama variabel,


Variabel terbentuk menggunakan tipe data (measurement) scale.
5.      Save: Menyimpan data yang telah diinput
Setelah memastikan data terinput benar. Anda dapat menyimpan lembar kerja SPSS dengan klik menu File › Save. Atau menggunakan shortcut keyboard Ctrl+S,

6.      Pilih direktori penyimpanan dan simpan file data dengan nama
Jendela Save Data As akan terbuka untuk menyimpan file data yang telah diinput. Pilih direktori penyimpanan dan simpan file seperti ilustrasi berikut,

Klik Save
7.      File tersimpan
File berhasil disimpan ditandai dengan keluaran berupa jendela output yang menampilkan lokasi penyimpanan, nama file, dan format file yang digunakan. (SAVE OUTFILE)


Anda dapat menutup kedua jendela jika tidak melakukan pekerjaan lainnya.

B. Cara Membuka File SPSS .sav yang Tersimpan

Anda dapat membuka file SPSS dengan format .sav secara langsung untuk mempercepat pekerjaan. Cari file .sav yang tadi tersimpan di direktori anda dan klik 2x file tersebut.
      

File Nilai.sav akan terbuka disertai dengan output log GET seperti ilustrasi dibawah,


C. Cara Mengolah Data dengan SPSS

Untuk mengolah data sederhana menggunakan SPSS dapat digunakan menu Analyze. Misalkan akan dicari statistika deskriptif dari nilai mahasiswa tersebut.
1.      Klik Analyze > Descriptive Statistics › Descriptives
 
2.      Pilih variabel yang akan dianalisis

Sorot nama variabel di kolom kiri dan klik tombol 

, sehingga nama variabel terlihat di kolom sebelah kanan Variable(s). Seperti berikut,


3.      Klik Options… untuk memilih analisis statistika deskriptif yang akan dihitung
 
Misalkan dipilih mean (rataan hitung), sum, std. deviation (standar deviasi), variance (variansi), minimum, dan maximum. Klik Continue.
4.      Klik OK pada jendela Descriptives
5.      Hasil analisis ditampilkan pada jendela Output
 
Terlihat hasil analisis data pada variabel Nilai adalah dengan jumlah data 10 (N), nilai minimum 66, maksimum 89, total nilai 779 (Sum), rata-rata 77.9 (Mean), standar deviasi 8.06157 (Std. Deviation) dan variansi 64.989 (Variance).
Anda dapat menyorot ouput dan menyalin ke perangkat lunak pengolah kata seperti Microsoft Word.

D. Menyimpan Output Files .spv

Anda dapat menyimpan output files dengan format .spv untuk mempercepat pengulangan eksekusi.
1.      Sorot jendela output
2.      Klik File › Save atau Ctrl+S
 
3.      Pilih direktori penyimpanan dan simpan output dengan nama
 
Klik Save

4.      Output file tersimpan dengan format .spv (Viewer File)
  
Apa Kelebihan-kelebihan SPSS?
SPSS merupakan software yang digunakan mengolah data statistik dan dikembangkan IBM. Software ini khusus dikembangkan untuk mengolah data pada ilmu sosial, dan sudah dikenal sejak 1968.
SPSS ini sangat cocok untuk mengolah data penelitian di bidang sosial. Sehingga bila Anda sedang melaksanakan penelitian sosial seperti, kesehatan, komunikasi, pendidikan, marketing, sosiologi, psikologi, politik dan sejenisnya, maka sudah relevan jika memilih SPSS.
Apabila Anda mempunyai hasil peneliitian dan ingin menyajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, maka SPSS adalah pilihan tepat. Selain itu SPSS menyediakan beragam jenis garif statistik, yang bisa mengakomodir data numerik dan analisis melalui grafik tertentu. Bagusnya lagi, Anda akan dengan mudah mengoperasikan dan menemukan beragam uji statistik di dalam SPSS. Mulai dari statistik deskriptif, uji-uji nonparametrik statistik,distribusi frekuensi,korelasi,parametrik statistik,regresi dan uji statistik multivariat.
Apa Kekurangan-kekurangan SPSS?
Kekurangan dari SPSS yaitu SPSS tidak membedakan tipe data berdasarkan runtun waktu maupun yang disusun berdasarkan subjek penelitian. Jadi saat Anda dihadapkan pada sebuah data time series maka SPSS kurang relevan, apalagi bila kita memakai data panel, maka SPSS tidak bisa men-generate model random effect dan model fixed effect. Data panel dalam hasil olahan SPSS hanya akan menjadi satu model yaitu model common.

Penggunaan SPSS

SPSS digunakan oleh berbagai universitas, institusi, dan perusahaan untuk melakukan analisis data. Berikut beberapa contoh penggunaan SPSS,
  1. Melakukan riset pemasaran (market research).
  2. Analisis data survey atau kuesioner.
  3. Populer digunakan untuk penelitian akademik mahasiswa.
  4. Populer digunakan oleh keperluan pemerintahan seperti lembaga BPS.
  5. Data Mining.
  6. Membantu untuk pengambilan keputusan suatu perusahaan.
  7. Penelitian kesehatan masyarakat.
  8. Mendokumentasikan data.
  9. Representasi data statistik.







1 komentar: